Baru-baru ini Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengevaluasi hampir 200 tayangan televisi khususnya TV swasta dan menyatakan ada 10 tayangan yang terancam dihentikan dikarenakan mengandung unsur kekerasan, pelecehan terhadap kelompok masyarakat dan individu, penganiayaan terhadap anak, serta tidak sesuai norma kesopanan dan kesusilaan.

Kalau anda pengen tau ke-10 acara TV itu adalah Cinta Bunga (SCTV), Dangdut Mania Dadakan 2 (TPI), Extravaganza (Trans TV), Jelita (RCTI), Mask Rider Blade (ANTV), Mister Bego (ANTV), Namaku Mentari (RCTI), Rubiah (TPI), Si Entong (TPI), dan Super Selebshow (Indosiar). Dan menurut KPI sebetulnya bukan berarti tayangan diluar 10 itu sudah baik, masih ada kemungkinan daftar tayangan yang terancam dihentikan itu bertambah.

Menurut pengamatan saya, tayangan televisi sekarang sudah jauh menyimpang dari unsur mendidik, membuat dewasa masyarakat, mencerahkan atau membuat semangat membangun. Begitulah kalau unsur bisnis yang di”Tuhan”kan. Coba lihat saja acara sinetron di RCTI, awalnya bagus bikin penasaran penonton setelah hati penonton terbeli baru kemudian perasaan penonton itu diobok-obok dengan mengulang-ulang pola alur cerita. Dan kadang kalau kita pake logika sehat, cerita yang ditampilkan malah ga masuk akal, saya sendiri terkadang jengkel dengan rating yang tinggi padahal ceritanya benar2 ga masuk akal.

Dari 10 tayangan yang terancam diatas, didominasi oleh acara reality dan sinetron yang tidak mendidik, yaitu tayangan yang menjadikan patokan selera pasar sebagai acuan, boro-boro berpikir bagaimana mencerdaskan masyarakat tapi bagaimana meraih rating yang tinggi.

Well, apapun yang dilakukan KPI harusnya melindungi kepentingan publik dari tayangan yang akan menghancurkan moral dan karakter masyarakat dari pengaruh buruk tayangan TV dan pengaruh buruk dari budaya dan ideologi kebebasan yang selalu berlindung di balik kebebasan berekspresi dan berkesenian.

Satu lagi yang perlu dicermati oleh KPI dan para penyelenggara tayangan yaitu masuknya pengaruh kapitalis dan kepentingan Barat melalui Film-filmnya, saya sangat menyayangkan diputarnya film2 amerika yang bertema perang, yang selalu menggambarkan kepahlawanan Amerika dan tentaranya dan mendeskreditkan kaum tertentu (muslim) sebagai biang kejahatan atau teroris.

Bagi mereka (kapitalis liberal) yang punya modal kuat, MEDIA merupakan alat yang ampuh untuk melancarkan serangan/ perang pemikiran untuk menancapkan pengaruh mereka di tengah-tengah komunitas dunia. Jadi kita perlu waspada dan selektif menayangkan acara2 dari luar. Dengan adanya KPI diharapkan kepentingan masyarakat terlindungi.



11 Responses to “10 Acara Televisi Swasta terancam dihentikan”  

  1. 1 benazio

    wahh kacau juga yaa .. yaah extravaganza jangan dehh huhuhuuu ..

    betul banget tuh komentar luu hhe

  2. 2 mar

    yah, sedelapan eh setuju sama mas benazio. setiap malam minggu saya selalu menanti-nanti Aming bergaya… extravaganza jangan dulu…
    tapi, emang bener koq. tayangan tv sekarang banyak yang tidak mendidik. mengespos sisi glamor dan kehidupan “maya” (mimpi)

  3. Seteron ke KPI-nya kurang X Y ?
    Kalo lebih dari 10, acara apalagi yg pantas dihentikan?!

  4. 4 asuna17

    Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com/
    http://pendidikan.infogue.com/10_acara_televisi_swasta_terancam_dihentikan_1

  5. @asuna17
    trimakasih.. tuh dah dimasukan

  6. wualah bagus juga tuch hehehehheh

  7. 7 rA,,

    saya juGa saNgat Setuju,, seBagai seoRang siswi, saya meRasa aCara tersEbut menggangGu secara tIdak lanGsun9,,
    munGkin aLurnya seJalan denGan penGalamaN kiTa sebaGai seOrang aNak mUda,, tetpi, hal iTu tiDak menJmin Apapun unTuk maSa depan!! tiDak seCara lanGsunG,,
    kLo biSa, j9an hnya acRa iTu,, lebIh di Bnyakien za lah,, aCara ynG 9ga usah di TayangiN,,!!

  8. 8 teguh kurniawan

    kalo ini yang salah PUNJABI bersaudara.
    yang tidak mendidik bangsa INDONESIA. Pendatang yang tidak tau diuntung

  9. Yup.. apalagi film coming soon “Civic Duty”.. Dari trailer dan sinopsis-nya udah keliatan mendiskreditkan Islam.
    Terlebih lagi pakai menampilkan ayat2 Quran (menit ke 01.42 http://21cineplex.com/movie.cfm?id=1901 ). Benar2 penghinaan. Syapa sih tim lolos sensornya.. :) )

  10. 10 ridwan

    Betul apalagi sekarang banyak acara yang ga jelas
    di tayangin …..
    yang penting sipembuat untung / banyak ratingnya.


Leave a Reply