Di bulan mei ini banyak sekali kejadian yang menarik perhatian kita entah itu politik, ekonomi dan tentunya olah raga. Setelah fokus perhatian tersedot kepada pemilu legislatif dan hasilnya, publik dikejutkan dengan kasus Antasari azhar yang dikaitkan dengan tewasnya Nasrudin zulkarnain direktur PT RNI, dugaan sementara versi media kasus ini dilatar belakangi cinta segitiga antara mereka dengan seorang caddy golf Rani Juliani. Kasus ini begitu menyita perhatian karena melibatkan orang-orang penting di negeri ini, siapa yang gak kenal Antasari Azhar…. eeee ko ngelantur, nga nyambung ama judul tuh.
Oke, bagi para bola mania, yang lebih menarik di bulan mei pastinya liga champions eropa. Setelah sehari sebelumnya kita melihat keperkasaan Manchester United terhadap Arsenal yang mengantarkannya ke Final, maka malam tadi (7 mei 2009) kita disuguhi atraksi yang lain yaitu perang leg ke 2 antara chelsea lawan barcelona dua klub raksasa dari dua negara kiblat sepakbola eropa.
Kalo kita liat pertandingan semalam, sepertinya di babak pertama Barca kurang beruntung. Meskipun di babak ini lebih menguasai bola namun karena rapat dan disiplinnya pertahanan chelsea, barca tidak mampu meciptakan peluang2 emas, sebaliknya dengan kesabaran dan kematangan chelsea mampu mencuri gol di menit 9 melalui tendangan voli Essien yang tak terduga dan sulit di blok kiper barca, 1-0 untuk chelsea.
Di babak kedua pertandingan lebih terbuka dan menarik karena chelsea mulai lebih banyak menyerang dan menciptakan peluang2, sehingga keduanya saling gantian maju mundur, emangnya apa hehe. Bencana bagi Barca di menit 65 eric abidal diberi kartu remi merah gara2 ngejatuhin Anelka dari belakang, so makin berat aja bagi barca. Terbukti dengan ketimpangan jumlah pemain chelsea mampu menciptakan peluang2 di depan gawang barca, namun tendangan para pemain depan chelsea sering membentur badan pemain barca sehingga bola mental lagi. Di menit ke… (berapa yah, lupa tuh) Pelatih Gus Ihin Hiddink mengeluarkan drogba dan digantikan Benetti, yang menarik saya adalah mimik muka Drogba yang jelas-jelas kecewa, ini terlihat dari bibir Drogba yang lumayan tebal yang dicibirkan ketika keluar lapangan… kelihatan banget jedingnya hehhe.
Kesempatan diperoleh pemain barca di sisa satu menit injury time ketika serangan mereka membuahkan gol, sehingga bergetar lah gawang cech, 1-1. Gol ini benar-benar membuat hati para pemain, pelatih dan pendukung chelsea hancur berkeping-keping, sebagian dari mereka menangis sebagian lagi hanya bisa bengong dengan mata berkaca-kaca. Bagaimana tidak mereka hanya butuh 1 menit untuk lolos ke final… Benar-benar DRAMATIS.
Barca memang pantas ke final, dengan skill dan teknik serta kerjasama yang apik mereka laik berhadapan dengan Manchester United di final tanggal 27 Mei lagi di kota Roma. Bravo Barca, La Tahzan untuk Chelsea masih ada taun depan…
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment


















No Responses Yet to “Hasil semifinal liga champions : Chelsea vs Barcelona”