Penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2009/2010 untuk tingkat SMU dan SMK sudah dimulai hari ini. Mungkin tiap daerah berbeda jadwalnya , tapi untuk tingkat kabupaten karawang dan sekitarnya termsuk cikampek ya dimulia hari ini sampai sabtu (30 Juni – 4 Juli 2009). PSB adalah Suatu event yang biasa dilakukan oleh sekolah menjelang dimulainya tahun pelajaran baru. Bagi sekolah, Kegiatan ini bukan saja tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan tapi bisa juga untuk menunjukkan dan mengokohkan keberadaan sekolah bahwa mereka masih eksis dan masih melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Di jaman modern sekarang ini, sekolah bukan saja dijadikan sebagai wahana dan cara berpartipasi untuk mencerdaskan masyarakat tetapi bisa dijadikan ladang komersialisasi dan bisnis bagi pemiliknya, ya sekolah sekarang layaknya PT (perseroan terbatas) yang akan mendatangkan keuntungan materi dan uang. Hal ini sah-sah saja asal jangan dijadikan profit oriented company yang kerjanya mulu cari keuntungan semata tanpa memperhatikan nilai-nilai luhur pendidikan itu sendiri, karena di dalam KBM yang ada di sekolah terdapat misi-misi penanaman nilai pada anak didiknya.
Kembali ke topik semula. Penerimaan Siswa Baru bukan saja tradisi tahunan tanpa makna, tapi mengadung misi yang strategis dalam rangka menjaring siswa yang mempunyai potensi. Selama ini yang melakukan proses penjaringan atau seleksi terhadap calon siswa (biasanya) sekolah negeri, sedangkan swasta tidak kecuali sekolah yang jumlah pendaftarnya melebihi daya tampung, (kadang daya tampung juga bisa fleksibel lo).
Kecenderungan, masyarakat lebih memilih sekolah negeri dari pada sekolah swasta. Ada banyak pertimbangan kenapa sekolah negeri lebih favorit dibanding swasta, diantaranya:
- Biaya sekolah di negeri lebih murah dibanding swasta
- Kualitas pendidikan masih dianggap masih lebih bagus dibanding swasta
- Fasilitas lebih memadai dibanding swasta
- Kondisi lingkungan sekolah yang lebih baik di banding swasta
- Gengsi kalo sekolah di negeri lebih tinggi dibanding di swasta
Alasan-alasan di atas menjadi pertimbangan para orang tua memasukkan anaknya ke sekolah negeri, bahkan beberapa diantaranya rela melakukan segala upaya demi memasukkan anaknya di sekolah negeri seperti menyogok, menyuap panitia PSB atau menggunakan jalur kekuasaan dari pejabat setempat misalnya memo Anggota dewan atau bupati atau kepala dinas.
So, Kesimpulannya (setidaknya menurut pengamatan saya)
- Sekolah negeri masih dipandang lebih baik dibanding swasta oleh sebagian masyarakat
- Praktek Kolusi dan Nepotisme masih marak dilakukan oleh sebagian masyarakat demi masuknya anak-anak mereka di sekolah negeri
- Sekolah swasta secara umum belum mampu mengangkat harkat dan martabatnya untuk bisa sejajar dengan negeri
Well, semua penilaian akhirnya diserahkan pada anda, masih banyak hal perlu kita benahi bersama, kadang kita sering mencaci karena bobroknya sistem dan aparat tapi terkadang kita sendiri sering melakukan tindakan yang dikategorikan bobrok.. mudah-mudahan kita bisa menghindari tindakan bobrok yang dilarang itu, amin.
Filed under: Curahan Hati, Pendidikan | 9 Comments


















Pertamaaaaaaaxxxxxxxxxxxxxxzz.. hehehe.. sekolah makin mahaaaaaaaal aja yaaaaaa
Salam Sayang
wah si akang…saya boleh daftar ato sekolah lagi ngga mas?…^_^…V
HEHEHE.. SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG MY SOUL VOICE
berangkat kang…^_^…V
WAKAAKAKAKAKAK.. APDEEEEEEEEEEEETTTTTTTTTT
Mengecualikan universitas negeri dan sekolah^2 negeri yang dianggap unggulan, apakah memang secara umum pandangan orang soal sekolah negeri itu lebih bagus dari kebanyakan sekolah swasta ? Begitu juga dengan ketersediaan fasilitas (sekali lagi, bukan universitas)
Ya, walau mungkin ada juga isu^2 lain macam SARA dari orangtua murid sih (ortu sekarang masih ada yang nyisa dari generasi masih peduli semacam itu kan?)
Tapi gimana ya… meski ada tokoh^2 inspiratif yang sukses besar meski gagal sekolah, tapi buat kebanyakan orang kan itu taruhan yang terlalu mahal. Lagian, riwayat sekolah juga bisa udah kayak sampul buat seseorang.
WAAAAKAAKAKAKAKAK.. KEMANA AJE NEEEEEH.. APDEEEEEEETTTTT
SALAM SAYANG
ada kangboed… lg ada kegiatan nih…
ada kegiatan gak ajak ajak yaaaaaaaaaaa
Salam Sayang